Search Artikel / Tips

Custom Search

Sunday, October 25, 2009

Satu Dekade Blogger

Di Halaman Indeks Blogger, pada bagian fotter tertera 1999 - 2009 Google. Ya, meski layanan ini baru di kenal banyak orang pada pertengahan 2000-an, Blogger sebenarnya sudah berusia satu dekade. Sepuluh tahun adalah usia yang cukup matang bagi sebuah layanan di Internet.
di Usianya yang ke-10 ini, Blogger telah menjaring ebih dari 300 juta pembaca aktif, dan menampung miliaran kata yang setara dengan3,2 juta novel. Setiap menit, 270 ribu kata bertambah disini atau sekitar 388 juta kata perhari. Angka yang Fantastis ditinjau dari kuantitas.
Blogger memulai debutnya pada tahun 1999 di San Franccisco, tepat ditengah-tengah boom-ing bisnis dotcom. Ev Williams, salah seorang pendirinya, juga ikut membidangi layanan micro-blogging yang teah naik daun, TWITTER. Pada Tahun 2003, Google mengakuisisi Blogger dari Pyra Labs.
Sumber : Tabloid PC Mild

http://kairos-salak.blogspot.com

Baca Selengkapnya...

Tuesday, October 6, 2009

Mengubah Tatanan Kamar Tidur

Jika ada waktu luang, tak ada salahnya mengubah tatanan ruang di rumah. Kamar tidur merupakan ruang yang sebaiknya ditata agar Anda bisa istirahat senyaman mungkin.

Beberapa aksesoris yang membuat suasana terasa kaku, dapat Anda ganti dengan yang lebih fleksibel. Tatanan demikian akan mencuatkan harmonisasi ruang. Berikut langkah mudahnya.

Sebagai langkah awal tutup tempat tidur anda dengan creamy bedcover bermotif garis. Jika ruangan sempit, pilihlah yang memiliki garis vertikal. Susun juga beberapa tidur serta bantal kecil hias. Dengan demikian kontur tempat tidur Anda jadi terlihat lebih bervolume.

Ganti lukisan kamar tidur Anda dengan warna pastel natural yang dapat lebih memberi kelembutan & "mengademkan" mata. Lampu meja berkap bulat dapat Anda ganti dengan kap kotak dari kain sheer gelap. Demikian juga dengan lampu baca tiang kayu yang diganti dengan lampu metal melengkung gaya modern.

Letakkan lampu baca bersanding dengan sofa curve, agar dapat mengurangi kebiasaan membaca di tempat tidur. Pemilihan warna ungu tua yang romantis dapat menyeimbangkan datangnya sinar matahari dari jendela. Lengkapi dengan karpet bulu domba lembut untuk menambah kesan nyaman diatas jalinan lantai kayu anda.
Sumber : Nova
http://kairos-salak.blogspot.com

Berbagi di Facebook

Baca Selengkapnya...

Friday, October 2, 2009

Kiat Menghemat Air di Rumah

Menghemat air adalah langkah bijak dan sangat berarti bagi kelestarian dan keseimbangan lingkungan. Ada beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan di rumah untuk menghemat sumber kehidupan ini.

Di Kamar Mandi
- Matikan keran saat sedang menggosok gigi. Membiarkan keran terbuka 1 menit sama saja dengan membiarkan 9 liter air terbuang percuma.
- Jika mungkin, mandilah dengan menggunakan shower. Mandi dengan gayung menghabiskan 3 kali air lebih banyak daripada mandi dengan shower.
- Segera perbaiki keran yang bocor. Keran bocor bisa membuang air bersih hingga 13 liter air per hari.

Di Dalam Rumah
- Gunakan kloset yang mengunakan dua sistem pembilasan air. Setiap sistem pembilasan bekerja sesuai dengan volume air yang dikeluarkan. Bila kloset hanya digunakan untuk buang air kecil, gunakan pembilasan dengan volume kecil.
- Pilihlah mesin cuci yang hanya membutuhkan sedikit air.

Di Taman dan Luar Rumah
- Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman. Selain menghemat, air bekas cucian sayur, buah dan daging ternyata bisa menyuburkan tanaman.
- Jika mungkin, hindari penggunaan selang. Gunakan kaleng penyiram tanaman atau ember untuk mencuci mobil.
Siramlah tanaman di sore atau pagi hari agar air mudah meresap ke dalam akar. Penyiraman pada siang hari hanya membuat air menguap percuma. (Tabloid Rumah)
http://kairos-salak.blogspot.com

Berbagi di Facebook

Baca Selengkapnya...

Thursday, October 1, 2009

Tampil Alami dengan Atap Tanaman

Carport dapat didesain menyatu dengan taman. Tanaman rambat memberikan suasana asri pada fasad rumah.

Desain carport sebaiknya tidak "menyempal" dari konsep arsitektur rumah. Salah satu pilihan yang dapat dilakukan adalah membuat desain seolah-olah menjadi bagian dari taman di sekitarnya.

Contohnya adalah carport ini, yang menggunakan atap rangka besi bercat putih. Didesain tanpa pelapis, atap itu berkesan natural; cocok dengan kesan country keseluruhan rumah. Teduh saat siang, sedikit basah di saat hujan. Rangkanya dipilih dengan desain lengkung. Puncak lengkung mencapai 2,7m dari lantai. Sebagai peneduh adalah tanaman rambat jenis passiflora merah.

Struktur atap alami itu ditunjang oleh tiga tiang pendukung di sisi kanan. Masing-masing tiang diberi batang besi tambahan sebagai rambatan menuju bagian atap. Di bagian sisi kiri, atap menumpang pada kolom teras dan sebuah tiang tunggal. Tiang ini berada tepat di belakang kolom pagar.

Sisi carport dikelilingi oleh bak yang ditanami sepatuphilum. Bak tanaman dilapisi batu alam agar tampilannya menyatu dengan lantai carport.

Lantai carport didesain cukup sederhana, berupa batu kali yang tidak dipoles. Hasilnya cukup kesat di kaki. Bagian tengah carport, yang bukan jalur ban, dibuat lebih dalam dan diisi dengan batu koral. Lantai dibuat miring sekitar 5cm dari jalan mobil di depannya.

Ukuran carport yang terbatas disiasati dengan pemilihan pagar yang tepat. Pagar bercat putih, dipilih minim detail dari besi-besi berdimensi kotak 1,5cmx1,5cm. Bagian pintu pagar hanya setinggi 100cm dengan masing-masing pintu selebar 140cm. Pintu pagar ditumpu kolom beton setinggi 115cm pada kedua sisinya. Tampak sedap dipandang, bukan? (iDEA/Rasantika M. Seta)
http://kairos-salak.blogspot.com

Berbagi di Facebook

Baca Selengkapnya...

Friday, September 11, 2009

Basmi Hama Rumput pada Taman

Siapa saja yang pernah mempunyai dan merawat halaman rumput tentu merasa sangat kesal dengan kehadiran gulma (tanaman lain yang tidak dikehendaki tumbuh selain rumput).

Walaupun telah menggunakan pestisida maupun mencabutinya setiap minggu, gulma tak kunjung teratasi. Hal ini ditemukan pada taman mungil terutama pada taman yang cukup luas.

Untuk mencoba memberikan cara untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa hal yang sekiranya dapat berguna untuk membantu mencegah dan mengurangi gulma di awal penanaman, yaitu menggunakan jenis rumput yang tahan terhadap serangan gulma, berikan media tanam yang steril dari bibit gulma serta melakukan pemeliharaan yang tepat dan efisien. Selain itu, kenalilah gulma yang ada di rumput Anda. Amati karakteristik pertumbuhannya dan tentukan cara penanggulangannya.

Gulma yang sering ditemukan di halaman rumput kita umumnya terdiri dari dua jenis, yaitu jenis rumput dan jenis berdaun lebar/bulat.

Jenis Rumput, umumnya mempunyai karakteristik daun yang sempit dan panjang. Jenis yang umum didapati adalah jenis Crabgrass/Digitaria sanguinalis (sejenis rumput alang-alang yang tumbuh menyebar), Goosegrass (jenis rumput yang mempunyai bunga seperti bulu angsa), Bluegrass/Poa annua (Jenis rumput yang pangkal daunnya berwarna kebiruan) dan lain sebagainya.

Penyebabnya adalah kondisi kekurangan atau kelebihan zat hara tanah seperti kalsium, potassium dan jenis zat hara lainnya, keberadaan bakteri hingga kondisi tanah yang telalu padat. Mulai tumbuh pada saat akhir musim hujan dan awal musim panas.

Cara mengatasinya adalah membiarkan sinar matahari menyinari hamparan rumput dan dengan melakukan pemeliharaan yang tepat disaat musim hujan atau saat benih gulma dorman (istirahat tumbuh). Jangan melakukan penanaman rumput maupun verticut (memangkas berat rumput dengan motong dan mengangkat bagian rumput hingga ke akar-akarnya) saat perkiraan waktu tumbuh gulma datang.

Lakukan pemangkasan yang lebih pendek agar tersedia daerah naungan dan menekan pertumbuhan gulma. Bersihkan dari sampah sisa pemangkasan yang dihasilkan. Untuk pemeliharaan yang tepat, jangan lakukan pemupukan yang terlalu banyak. Kelebihan unsur hara tanah akan memacu kondisi pertumbuhan jenis gulma lainnya. Selain itu, lakukanlah penyiraman yang cukup banyak dan air menyerap hingga ke tempat yang cukup dalam. Gunanya adalah daerah pertumbuhan akan semakin dalam dan menekan pertumbuhan akar gulma.

Jenis Berdaun Lebar/Bulat, mempunyai karakteristik tumbuh menjalar di atas permukaan tanah, tumbuh sangat cepat, struktur yang lemah dan batang yang tebal, mempunyai bunga dan pertumbuhan akar yang banyak. Jenisnya adalah Semanggi (Clover), Dendelion, Dollarweed, Broad-leaved dock (Rumex obtusifolius), dan lainnya.

Jenis gulma ini umumnya tumbuh di area yang ternaungi atau daerah yang kurang sinar matahari dan tanah yang basah/tidak cepat menyerap air. Umumnya mulai tumbuh pada musim hujan.

Untuk kegiatan pencegahannya adalah dengan menjaga drainase area dan kepadatan tanah agar air dengan mudahnya terserap ke dalam tanah. Lakukan pemangkasan rumput yang tidak terlalu pendek, biarkan sinar matahari menerangi agar area tidak terlalu teduh dan lembab.

Jika mulai terlihat muncul gulma ini, cabutlah dengan tangan hingga ke akar-akarnya. Jangan biarkan gulma berbunga dan mengeluarkan bijinya. Jika sudah cukup banyak, biasanya jenis rumput yang kita tanam akan menipis dan kalah dengan keberadaan gulma. Untuk itu langsung lakukan penyemprotan herbisida yang sesuai dengan jenis gulma berdaun besar dan semprotkan tepat pada gulma tersebut.

Hati-hati jangan sampai rumput atau tanaman lain yang kita lindungi malah ikut tersiram. Ikuti cara penyemprotan yang dianjurkan pada kemasan produk herbisida.

Keberadaan dua jenis gulma ini juga dapat muncul bersamaan dalam satu waktu, jadi akan lebih baik lakukan kombinasi pemeliharaan yang dianjurkan. Kunci utamanya adalah rutin, tepat dan cermat dalam melakukan kegiatan pemeliharaannya.

Dari penjabaran di atas, akan tergambar kegiatan apa yang dapat kita lakukan saat memelihara rumput kita agar tetap sehat dan bebas gulma. Lebih baik melakukan pemeliharaan pencegahan dari pada mengatasi gulma yang sudah sangat banyak. Jika sudah sangat banyak, lebih baik mengganti dan mencabuti semua rumput dengan melakukan beberapa perlakuan perbaikan kesuburan tanah dan mematikan bibit gulma yang ada pada tanah. Selamat mencobanya. (iDEAonline/Mona Sintia)
http://kairos-salak.blogspot.com

Berbagi di Facebook

Baca Selengkapnya...

Saturday, September 5, 2009

Euphorbia, Bunga Keberuntungan yang Kaya Warna

Dulu, tanaman asal Madagaskar ini bunganya kecil-kecil dan warnanya terbatas. Setelah dilakukan rekayasa genetik oleh para ahli tanaman di Thailand, barulah dihasilkan beberapa Euphorbia hibrida dengan bunga yang lebih besar dan warna yang beragam, bahkan bergradasi.

Dari Euphorbia red dragon yang bunganya merah seperti kulit naga dan kesegaran bunga bertahan 2 - 3 bulan, sampai Euphorbia red pearl dengan bunga merah menyala menyelimuti seluruh tubuhnya yang telah ditawar Rp 2 juta!

Bunga Keberuntungan
Ciri khas Euphorbia adalah batangnya yang diselimuti duri. Bagi orang Thailand, duri-duri itu "dianggap" mampu mengusir roh-roh jahat. Sementara, yang disebut bunga, biasanya mahkota bunga yang membentuk sebuah dompolan sehingga bisa menutupi sekujur batangnya.

Di Thailand ada mitos yang meyakini Euphorbia sebagai bunga keberuntungan karena jumlah bunganya yang selalu kelipatan delapan. Angka delapan bagi mereka adalah angka keberuntungan.

Dari Teduh ke Panas
Euphorbia dikatakan indah jika batangnya perkasa dan bunganya lebat. Agar tercapai hal tersebut, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Misalnya, memerhatikan media tanamnya, jangan terlalu tergenang atau terlalu lembap, dan letakkan di tempat yang teduh. Selanjutnya, lakukan pemupukan setiap 2 minggu dan rutin disiram.

Euphorbia juga butuh intensitas sinar matahari 70 persen dan lama penyinaran 8 jam sehari. Setelah itu, ikuti dengan pemberian pupuk lengkap, misalnya Super Bionik, setiap 2 minggu sekali. Setelah 1,5 bulan, bunga dijamin muncul serempak dan bermekaran susul-menyusul.

Lakukan Grafting
Agar bunga Euphorbia berwarna-warni, lakukan seni grafting atau sambung. Siapkan satu batang bawah dengan cabang-cabang primernya (sebaiknya dari Euphorbia "lokal") dan beberapa batang atas (dari Euphorbia hibrid).

Setelah itu, dengan pisau tajam (pisau grafting) sayatlah beberapa cabang batang bawah dan atas dengan bentuk V dan kedalaman 2 cm (duri di seputar sayatan dibuang). Satu per satu batang atas dimasukkan ke dalam cabang batang bawah. Ikat dengan tali rafia atau selotip.

Setelah tunas-tunas bermunculan, pindahkan ke tempat terbuka dan sedikit terkena sinar matahari. Geser lagi ke tempat yang lebih terbuka dengan intensitas sinar matahari semakin tinggi. (NOVA/Hieronymus Budi Santoso)
http://kairos-salak.blogspot.com

Berbagi di Facebook

Baca Selengkapnya...

Menilai Keunggulan Bunga Anggrek

Alam raya negeri kita memang kaya. Salah satu di antaranya adalah koleksi tanaman hias berbunga warna-warni yang sangat indah. Contohnya bunga melati, raflesia, dan anggrek. Kali ini kita ingin melirik anggrek.
Menurut catatan, di seluruh dunia terdapat sejumlah 30.000 lebih spesies anggrek. Jumlah sebanyak itu mencakup 660 genera, dengan 75.000 hibrida yang terdaftar. Bayangkan, betapa kayanya dunia kita ini.

Bagaimana dengan Indonesia? Menurut catatan, potensi plasma nutfah anggrek di bumi Nusantara sekitar 5 ribu jenis, dan tidak sampai 10 persen yang dibudidayakan secara komersial. Itu berarti, peluang bisnis anggrek amat terbuka. Yang dibutuhkan adalah pengetahuan tentang anggrek yang unggul. Nah, untuk menilai seberapa jauh keunggulan anggrek, ada standar penilaian sebagai berikut:

1. Bentuk Bunga yang meliputi tiga unsur, yakni:
- Kebulatan bunga. Bunga bulat yang ideal ialah bunga yang jika ujung-ujungnya (sepal, petal, dan labellum) dihubungkan merupakan lingkaran, dengan titik pusat pada tiang.
- Kepenuhan bunga. Seberapa jauh ruang lingkaran yang menghubungkan ujung sepal, petal, dan labellum dipenuhi seoptimal mungkin?
- Kedataran bunga. Seberapa jauh kondisi sepal, petal, dan labellum dapat diletakkan dalam bidang datar?

2. Warna Bunga memperhatikan tiga unsur, yakni:
- Warna umum bunga. Warna idealnya adalah jelas, cerah, kuat, dan keseluruhannya menampakkan keselarasan dan keindahan. Namun, juga perlu diperhatikan warna-warna spesial atau langka yang tentu mendapatkan nilai tinggi.
- Warna sepal, petal. Kriterianya hampir sama dengan penilaian warna umum bunga, tapi tidak dipandang secara keseluruhan, melainkan khusus cuma sepal dan petalnya.
- Warna labellum. Seberapa jauh warna labellum lebih menonjol ketimbang warna sepal dan petal?

3. Karakteristik bunga anggrek yang meliputi enam unsur, yakni:
- Ukuran bunga. Yang dimaksud ukuran bunga adalah dimensi bunga dalam kaitannya dengan ukuran bunga normal.
- Tebal bunga. Ketebalan bunga dapat diraba dengan ibu jari dan jari telunjuk.
- Kehalusan bunga. Yang dimaksud kehalusan bunga adalah penampilannya yang terdapat pada permukaan bunga. Entah itu mampu memantulkan sinar (Bahasa Jawa: kemerlip), ada kristal-kristalnya, ada semacam lilin, ataupun adat beludrunya.
- Banyak bunga dalam tangkai. Seberapa jauh jumlah bunga dalam satu tangkai, atau jumlah dalam satu tanaman?
- Tangkai bunga. Penilaiannya bergantung pada tangkai yang kokoh, tumbuh tegak dan lurus ke atas, cukup panjang, selaras dengan bunganya, dan memposisikan bunga di tempat yang mudah dan indah dilihat.

Tiga Kunci Sukses
Kehadiran anggrek ternyata mampu mendorong para pehobi, bahkan ibu-ibu rumah tangga, untuk berbondong-bondong mencoba mengembangkan anggrek. Selain untuk menikmati indahnya bunga-bunga anggrek, juga dicoba dijadikan peluang usaha. Secara teknis, usaha penanaman anggrek tak membutuhkan investasi besar, cukup ala kadarnya. Dari segi waktu, masih bisa dikerjakan secara sambilan. Dari pengalaman di lapangan, sekurang-kurangnya ada tiga kunci sukses mengusahakan anggrek sebagai berikut:

1. Melakukan pembesaran bibit
Umumnya, ibu-ibu melakukan pembesaran bibit anggrek, lalu ditanam dalam pot atau terkadang papan pakis. Coba tengok aneka anggrek dalam pot yang dipasarkan di pinggir-pinggir jalan kota, di warung tanaman hias, atau justru di halaman rumah. Harganya cukup terjangkau. Misalnya: anggrek bulan dalam pot senilai Rp 15 ribu sampai Rp 20 per pot.

2. Mengatur pembungaan
Tujuannya agar kita selalu memiliki tanaman anggrek yang berbunga. Pasalnya, para pembeli biasanya lebih tertarik pada anggrek dalam pot yang sedang berbunga.

3. Mencegah penyakit
Waspada terhadap amukan penyakit busuk daun dan antraknosa. Kalau bisa, lakukan pencegahan semampunya.
sumber :
kompas.com
http://kairos-salak.blogspot.com

Berbagi di Facebook

Baca Selengkapnya...

KAIROS's Fan Box

KAIROS on Facebook

Sign by Danasoft - Get Your Free Sign

Template by : yehuda Kairos